Kebiasaan Yang Menyebabkan Charger HP Cepat Rusak

Kebiasaan Yang Menyebabkan Charger HP Cepat Rusak

Kebiasaan Yang Menyebabkan Charger HP Cepat Rusak

Kebiasaan Yang Menyebabkan Charger HP Cepat Rusak – Baterai smartphone adalah salah satu bagian terpenting keberlangsungan nyawa smartphone-mu. Baterai yang rusak dipastikan akan membuatmu tidak bisa lagi menggunakan hapemu tersebut.

Penyebab charger HP cepat rusak umumnya terjadi karena kebiasaan yang salah dalam penggunaan charger HP itu sendiri. Salah satu penyebab charger HP cepat rusak yang paling sering karena kebiasaan menggulung kabel charger HP dengan sembarangan, dimana hal tersebut bisa merusak komponen serat tembaga yang ada di dalam kabel charger.

Jika sudah terlanjur rusak, maka mau tidak mau Anda harus membeli charger HP baru, yang biasanya memakan harga lumayan untuk keluaran aslinya. Tapi kan ada yang KW? Ada baiknya Anda menghindari produk KW atau aksesoris charger HP palsu. Sebab hal ini akan berisiko merusak HP Anda, yang mana justru menambah biaya jika HP harus dilakukan perbaikan.

Selain berbahaya bagi HP Anda, charger palsu justru lebih mudah rusak. Sebab, bahan yang digunakan rata-rata memiliki kualitas yang kurang baik. Salah satunya jika Anda pengguna iPhone yang cukup ‘boros’ penggunaan kabel charger, akan lebih bijak jika Anda membeli kabel keluaran pabrikan. Atau jika terpaksa, maka Anda bisa membeli kabel dengan merek pihak ketiga yang bagus dan original serta terdapat sertifikasi standar produk.

Namun kembali lagi, sebaik apapun kabel charger yang Anda miliki, jika cara menggunakannya sembarangan maka masih besar potensi jadi penyebab charger HP cepat rusak. Lalu, apa saja kebiasaan-kebiasaan yang bisa menjadi penyebab charger HP cepat rusak tersebut?

Di bawah ini Liputan6.com telah merangkum mengenai berbagai kebiasaan yang umumnya menjadi penyebab charger HP cepat rusak, dan ada baiknya untuk Anda hindari, Jumat.

Membeli Charger KW atau Imitasi

Penyebab charger HP cepat rusak ini dimulai dari kebiasaan membeli produk yang tidak asli. Yang dimaksud asli bukan berarti Anda harus membeli dari pabrikan merek HP tersebut. Namun, Anda juga bisa membeli produk dari merek-merek pihak ketiga yang juga asli keluaran mereka, dan yang paling penting sudah tersertifikasi keamanan produknya.

Meskipun charger keluaran pabrikan sangat mahal, lebih baik tidak membeli imitasinya atau yang biasa di sebut KW. Sebab, meski secara bentuk sama, namun dari kualitas sangat jauh berbeda. Bahkan belum tentu charger KW atau imitasi tersebut cocok digunakan oleh HP Anda.

Di sisi lain, risiko untuk terjadinya kerusakan pada HP itu sendiri juga menjadi sangat besar. Sebab komponen pada charger KW atau imitasi tidak terjamin kualitas dan kontrol penyaluran daya listriknya. Salah-salah bisa membuat kerusakan komponen HP Anda.

Salah Cara Menggulung Kabel

Sempat disinggung di awal artikel tadi, jika kesalahan dalam menggulung kabel charger sangat besar menjadi penyebab charger HP cepat rusak. Hal ini harus benar-benar diperhatikan, sebab serat-serat yang ada di dalam kabel charger bisa putus.

Anda perlu ingat jika cara menggulung kabel charger tidak seperti cara menggulung tali raffia. Agar charger terutama bagian kabel menjadi lebih awet, maka ada baiknya Anda menggulung dengan perlahan mengikuti bekas lekukan dari kabel tersebut. Ikuti saja alur dari lekukan yang sudah membekas di kabel, maka kabel charger Anda akan lebih awet.

Main HP Sembari Dicas

Saking asiknya bermain game, tiba-tiba baterai HP harus segera dicas. Bukannya menghentikan permainan untuk menungu HP terisi baterainya, justru tetap melanjutkan permainan. Padahal, kebiasaan tersebut yang menjadi sumber rusaknya charger. Namun sayangnya hal ini terlalu dianggap sepele dan sangat wajar oleh beberapa orang.

Jika tidak percaya, coba Anda bermain game sembari melakukan pengecasan. Lalu sentuh bagian kepala dari charger HP, dan biasanya akan terasa panas yang cukup tinggi saat itu juga. Padahal panas dari charger HP tersebut sangat berisiko membuat komponen dari charger HP rusak. Bahkan, kebiasaan tersebut juga membuat baterai HP cepat drop.