Karena Tak Punya Uang, Warga Garut Bayar Listrik Pakai Domba

Karena Tak Punya Uang, Warga Garut Bayar Listrik Pakai Domba

Karena Tak Punya Uang, Warga Garut Bayar Listrik Pakai Domba

Warga Garut Bayar Listrik Pakai Domba – Seorang warga di Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat membayar biaya pemasangan perangkat kWh listrik yang rusak di rumahnya dengan seekor domba.

Ia terpaksa membayar dengan peliharaannya karena tidak ada uang untuk membayar beban biaya yang ditagihkan petugas PLN.

“Waktu itu memang saya tidak punya uang, sedangkan petugas sudah pasang kWhnya, kata petugas biayanya sudah ditalangin dulu,” kata Yeni (37).

Ia mengatakan, kejadian pemasangan itu beberapa bulan lalu yang semula melaporkan kepada petugas PLN adanya kerusakan kWh pada meteran listrik di rumahnya.

Petugas dari PLN menyarankan untuk diganti dengan kWh baru karena kondisinya sudah rusak, hingga akhirnya dia setuju untuk diganti dengan yang baru.

Tapi, Yeni mengaku kaget ketika petugas tersebut meminta biaya penggantian sebesar Rp450 ribu, sedangkan saat itu ia tidak punya uang sesuai dengan permintaan petugas.

Yeni mengungkapkan, sejak kWh diganti, tidak ada lagi kendala jaringan listrik di rumahnya.  Dan ia pun memutuskan untuk membayarnya dengan domba peliharaan.

“Saya bilang ke suami, pakai domba saja bayarnya, soalnya cuma domba harta yang kita punya di rumah,” tuturnya.

Petugas pemasang kwh itu pun menerima domba dari yeni dan membawanya pergi.

Petugas pemasangan kwh bukan anggota Humas PLN UP3 Garut

Sementara itu, Humas PLN UP3 Garut, Agus Mulyana mengatakan petugas yang mengganti kWh meteran dan menerima pembayarannya dengan domba bukan pegawai PLN.

Melainkan rekanan dari PLN. Meski rekanan PLN, kata dia, secara resmi sudah memberikan sanksi kepada petugas tersebut, karena tindakannya tidak bisa dibenarkan.

Ia juga menjelaskan, penggantian kWh akibat kerusakan tidak dikenakan biaya kepada pelanggan PLN, karena kerusakan maupun penggantian kWh merupakan kewajiban PLN.

“Kalau kWh meternya rusak, itu jadi tanggung jawab PLN, kecuali sengaja dirusak, saat diganti akan dikenakan denda,” katanya.

Agus menyampaikan, PLN sudah menemui warga yang memberi domba untuk menyelesaikan persoalannya, petugas yang bersangkutan juga sudah mengembalikan dombanya.