Bocoran Smartphone Gaming Lenovo Legion, Letak Kamera Tidak Lazim

Bocoran Smartphone Gaming Lenovo Legion, Letak Kamera Tidak Lazim

Smartphone Gaming dengan Penempatan kamera yang Tak Lazim

Bocoran Smartphone Gaming Lenovo – Lenovo belakangan ini dirumorkan bakal merilis smartphone gaming lewat lini gamingnya yakni Legion. Nah, kali ini XDA Developers berhasil mendapatkan beberapa gambar render untuk pemasaran smartphone ini.

Melansir phone Arena, bocoran ini mengungkapkan banyak aspek, terutama di sektor desain. Pasalnya, Lenovo sendiri telah memberi teaser soal spesifikasi sebelumnya, mulai dari prosesor Qualcomm Snapdragon 865 dan juga fast charging 90W.

Baca juga : Apresiasi dari CEO YouTube, Ini Perjalanan Karier Baim Wong jadi YouTuber

Namun dari bocoran terungkap beberapa spesifikasi lain mulai dari kapasitas baterai 5.000mAh, sistem pendingin, dua speaker stereo, dan juga dua buah port USB C.

Orientasi Horizontal

Keunikan utama dari smartphone ini adalah nampaknya smartphone ini akan memiliki orientasi horizontal, layaknya penggunaan smartphone kala main game.

Bagaimana tidak, pop-up kamera selfie dari smartphone ini berada di sisi kanan perangkat, dan bekerja kala smartphone dihorizontalkan. Kamera ini juga diprediksi akan membantu pengguna untuk melakukan live streaming sembari nge-game.

Penempatan kamera belakangnya pun agak di tengah sehingga nampak kurang lazim. Kameranya menggunakan sensor 64MP dan juga wide angle 16MP, serta selfie 20MP.

Salah satu fitur utama adalah layar yang dalam bocorannya akan membawa kecepatan refresh 144Hz, yang merupakan smartphone dengan kecepatan refresh terbaik saat ini.

Permintaan Bertambah, Smartphone 5G Tembus 24 Juta Unit

Masyarakat global nampaknya mulai menerima keberadaan konektivitas 5G. Hal ini tersirat dari temuan firma riset pasar dan konsumen Strategy Analytics kala merilis laporan terbarunya mengenai pengapalan smarpthone 5G.

Menurut laporan tersebut, sebagaimana dikutip dari Venture Beat via Tekno Liputan6.com pada kuartal pertama 2020 pengapalan smartphone 5G mencapai 24 juta unit.

Capaian itu sekitar 29 persen lebih tinggi ketimbang pengapalan tahun 2019 secara keseluruhan yang menyentuh 18,7 juta unit saja.

Masih menurut laporan tersebut, Tiongkok menjadi pasar yang berkontribusi paling tinggi atas pengapalan tersebut.

Ternyata, komersialisasi jaringan 5G di negara tersebut menjadi salah satu faktor kunci atas tingginya permintaan smartphone 5G yang lebih cepat dari generasi sebelumnya.

Oleh sebab itu, konsumen terdorong untuk mencari smartphone yang kompatibel dengan jaringan seluler terbaru itu untuk dapat menikmati koneksi internet yang lebih cepat.

Permintaan atas smartphone 5G di Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Eropa juga ada peningkatan, meski tidak signifikan seperti di Tiongkok.

Sumber : merdeka.com