Beberapa Peribahasa Banjar yang Mengekspresikan Sifat Manusia

Beberapa Peribahasa Banjar yang Mengekspresikan Sifat Manusia

Beberapa Peribahasa Banjar yang Mengekspresikan Sifat Manusia – Bahasa Banjar adalah sebuah bahasa Austronesia dari rumpun bahasa Melayik yang dipertuturkan oleh suku Banjar di Kalimantan Selatan, Indonesia, sebagai bahasa ibu. Bahasa Banjar termasuk dalam daftar bahasa dominan di Indonesia.

Sastra adalah pengungkapan secara artistik dan imajinatif tentang kehidupan manusia dan masyarakat melalui bahasa. Karya sastra yang memberikan gambaran utuh dalam bentuk bahasa hingga mampu membangun imajinasi dan memberikan rasa keindahan dalam diri pembaca.

Terutama peribahasa Banjar yang di kemas begitu rapi dalam deposit idn poker via dana menafsirkan lakon manusia yang beragam. Nah, berikut ada Beberapa peribahasa Banjar yang mengekspresikan sifat manusia dan menyindir kelakuan manusia tersebut.

1. Mamuji pakasam saurang ( Seseorang yang senang memuji diri sendiri)

5 Peribahasa Banjar Mengekspresikan Sifat Manusia, Ada Sifat Haus Puji

Kamu pernah mempunyai teman atau kerabat yang senang dipuji atas pencapaian yang ia raih? Biasanya orang seperti ini menganggap diri paling sempurna mudah puas dengan apa yang ia dapat. Hingga sifat sombong dan riya melekat pada diri dia yang menjadikan penyakit hati.

Kecuali, niat yang disampaikan baik untuk memberi wejangan dan mengajarkan suatu yang berfaedah bagi yang lain.

2. Umpat kambing tumbur (Orang yang tidak tahu perkara, sekadar ikut-ikutan orang banyak)

5 Peribahasa Banjar Mengekspresikan Sifat Manusia, Ada Sifat Haus Puji

Peribahasa di atas memberikan wejangan dalam menerima informasi lebih baik telaah terdahulu ke aktual dalam berita tersebut. Jangan asal sebarkan rumor, kamu saja tidak tahu kebenarnya yang mungkin berakibat fatal dan hanya membawa kemudaratan kepada diri sendiri.

Sebaiknya, bertanya langsung kepada orang bersangkutan agar tak terjadi fitnah yang merugikan orang lain. Tuhan sangat murka dengan orang yang mendengarkan berita dengan samar-samar tanpa meneliti lebih lanjut.

3. Kada inya ampun banua (Orang yang sok berkuasa di suatu wilayah)

5 Peribahasa Banjar Mengekspresikan Sifat Manusia, Ada Sifat Haus Puji

Siapa yang gak kesal dengan orang sok berkuasa? Sangat jengkel rasanya, dengan ego yang tinggi mau menang sendiri. Pokoknya ia yang paling benar orang lain diacuhkan saja.

Sifat sok berkuasa gak bisa hilangkan begitu saja perlu waktu untuk menyembuhkan dari penyakit hati tersebut. Yang diperlukan hanya lingkuangan postif dan teman yang bisa mempengaruh untuk bisa menghargai sesama karena manusia semua ciptaan Tuhan.

4. Sabuku gunung saikung dingsanak (Orang yang memiliki pergaulan luas di setiap tempat punya selalu sahabat akrab)

5 Peribahasa Banjar Mengekspresikan Sifat Manusia, Ada Sifat Haus Puji

Mempunyai sikap ramah-tamah, baik hati, sopan santun, dan menghargai perbedaan membuat dimana pun kamu berada pasti dihargai dan mempunyai banyak teman maupun sahabat yang seperti saudara.

Indahnya berbagi pengalaman dan bercerita tentang suku, daerah, adat istiadat, dan wisata setempat. Sekaligus menambah wawasan pengetahuanmu.

Mempunyai teman di mancanegara kamu bisa saling bertukar informasi yang terkini atau populer di suatu negara tersebut, lho.

5. Kaya jukung sudur (Kiasan untuk orang lincah dan gesit bergerak)

5 Peribahasa Banjar Mengekspresikan Sifat Manusia, Ada Sifat Haus Puji

Sikap yang patut untuk dicontoh dalam peribahasa ini. Orang lincah dan gesit dalam artian tidak dapat diam, suka upgrade diri dan lebih terbuka dengan lingkungan sosial. Juga mudah dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.

Nah, itu tadi lima peribahasa Banjar yang mengekspresikan lakon manusia. Ada yang patut ditiru dan ada yang tidak. Semoga bermanfaat, ya.